Karawang || Gema.com-Ketua Paguyuban Masyarakat Karawang (Maskar), Supardi Nugraha ST, menyoroti serius persoalan pengelolaan sampah di Kabupaten Karawang yang dinilai memprihatinkan. Ia mendesak Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang untuk menjadikan pengangkutan sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) sebagai prioritas utama.
“Pengangkutan sampah di TPS-TPS harus menjadi prioritas DLHK Karawang demi menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Sistem pengangkutan harus berjalan efektif dan berkelanjutan agar lingkungan bersih, bebas sampah, dan masyarakat terhindar dari penyakit,” tegas Supardi, Sabtu (9/8/2025).
Namun, ia menilai sejak akhir 2024, pengangkutan sampah justru tidak lagi menjadi fokus DLHK. Akibatnya, banyak TPS di Karawang dibiarkan penuh berminggu-minggu tanpa diangkut, sehingga menimbulkan bau busuk menyengat dan menciptakan sumber penyakit.
Kondisi serupa terlihat di TPS samping kantor Maskar, Kelurahan Nagasari, Karawang Barat. Tumpukan sampah di lokasi tersebut tidak pernah benar-benar bersih, bahkan sejak masa kepemimpinan Kepala DLHK sebelumnya, Wawan. Warga yang melintas di jalan menuju Gognggo mengeluhkan bau menusuk hidung yang membuat tidak nyaman.
“Tumpukan sampah yang dibiarkan akan menjadi sarang lalat, tikus, dan kecoa. Ini jelas mengancam kesehatan warga dan mencemari lingkungan,” tambah Supardi.
Maskar meminta DLHK segera bertindak tegas, memperbaiki manajemen pengangkutan, dan memastikan TPS tidak lagi menjadi “gunung” sampah terbuka.
( .red)
Leave a Reply